Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Hilang

Kamu yang selalu aku semogakan, Kamu yang selalu aku angan-angankan Kamu yang tak pernah ku lupa bayangkan setiap malam Kamu mimpiku. Semua hilang, hilang dalam beberapa pesan-pesan singkat tadi malam. Aku yang terlalu egois, bukan kamu. Aku hanya ingin kepastian. bukan pilihan Meninggalkan atau Ditinggalkan. Rasaku mungkin terlalu mudah jatuh cinta, tapi rasamu yang mudah sekali mengabaikan. Aku hanya aku yang selalu menyemogakanmu. Kamu yang selalu mengabaikanku. Terlalu banyak kode yang pernah ku ungkapkan, harusnya aku mengerti dari awal bahwa kamu tak pernah menanggapi semua clotehanku. Sungguh sesak di dada, Semua basi! Semua hilang! Semua berubah! Kamu tak lagi ada. Obos sudah hilang. Semoga kamu bahagia, cukup aku saja yang pergi membawa luka. Kamu jangan! Setidaknya aku pernah berjuang mati-matian untuk membuatmu mengerti, bahwa aku nyaman denganmu. Walaupun sekarang kita saling meninggalkan. Indah Wulan Suci Pusvitasari~

Masih Saja Tentangmu!

Masih saja tentangmu! Jika memikirkanmu itu pahala mungkin pahalaku sudah jauh dari kata sempurna. Tak pernah bisa sesekali aku tidak memikirkanmu. Tak pernah bisa aku tidak selalu menyemogakanmu Ketidak mampuanku membiarkanmu membuat cinta ini makin menggila. Aku mudah jatuh cinta, tapi kali ini jatuh cintaku luar biasa. Kamu itu sebenarnya makhluk apa? Bagaimana bisa aku menggilaimu seperti ini! Tanpa kabarmu 4jam saja aku sudah menangis! Bagaimana jika kehadiranmu sudah tak pernah kutemui didalam mimpi, mungkin sakit yang akan kurasakan. Sebenarnya aku tak pernah segila ini mencintai seseorang, dan bahkan kita baru saja mengenal. Atau Kehadiranmu itu hanya ketidak-sengajaan yang tak bisa kumiliki? Bahkan hanya sebatas teman? Menambah luka? Atau membuatku jatuh lebih dalam lagi, sehingga untuk bangkitpun aku tak akan bisa! Baiklah, aku tidak akan menanyakan perasaanmu kepadaku tapi aku berharap kamupun membaca semua tentang kamu. dan akan ku tunggu reaksimu setel...

Kamu

"Kamu adalah lelaki yang aku selalu semogakan kedatangannya." "Kamu adalah lelaki yang aku Amini disetiap lantunan doaku." "Kamu adalah lelaki yang tak pernah aku lewatkan disetiap ceritaku." "Kamu adalah lelaki yang selalu aku bayangkan sebelum aku terlelap." "Kamu adalah lelaki yang ku tunggu kabarnya." "Kamu, Kamu, Kamu" Aku berharap kamupun menyemogakan aku disetiap doamu. Tapi aku takut terlalu jatuh kedalam perasaan ini, sebab aku hanyalah wanita dari beberapa wanita yg dekat denganmu. Aku tak pernah berani mengamini setiap doa mereka tentang kita dihadapanmu, cukup diam dan hatiku saja yg mengamini. Dan setiap keheninganku, aku selalu bertanya : "Apa kamu juga pernah bermimpi tentangku?" "Apa kamu pernah berniat menjatuhkanku?" "Apa kamu nyaman dengan keberadaanku?" Hanya Tuhan yg maha membolak balikkan hati,